Sumber Gambar : pixabay.com

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat resmi mengeluarkan aturan terbaru tentang perjalanan dengan menggunakan trasportasi darat, tertuang pada SE Nomor 73 tentang Petunjuk Pelaksanaan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat berlaku mulai 17 Juli 2022, dengan beberapa ketentuan yaitu :

  1. Setiap pelaku perjalanan orang dengan transportasi darat harus melaksanakan protokol kesehatan ketat secara ketat mulai dari tempat pemberangkatan, selama perjalanan, sampai dengan tempat kedatangan, serta memenuhi ketentuan persyaratan perjalanan sebagai berikut :

a. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

b. Pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster), tidak wajib menunjukkan hasil                  negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

c. Pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil rapid test                            antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam atau hasil negatif test RT-PCR yang                                  sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan                        dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site.

d. Pelaku perjalanan yang mendapat vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR                       yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

e. Pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat               menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif test               RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan dan wajib                                   melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang                                 bersangkutan belum dan / tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

f. Pelaku perjalanan dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi dosis kedua                      tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR / rapid test antigen atau

g. Pelaku perjalanan dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib                          menunjukkan hasil negatif  tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan pewajibjalanan                       dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan               protokol kesehatan secara ketat.

Aturan wajib vaksin booster dan hasil keterangan rapit test antigen atau PCR negatif tidak berlaku untuk perjalanan rutin dengan moda transportasi darat dalam wilayah perkotaan.

Pengemudi dan pembantu kendaraan logistik khusus pulau Jawa dan Bali wajib memiliki sertifikat atau kartu vaksin kedua atau booster.

Sedangkan wilayah luar pulau Jawa dan Bali, kendaraan logistik wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes antigen yang diambil maximal 3×24 jam sebelum keberangkatan bagi yang belum melaksanakan vaksin lengkap.