Sumber Gambar : pembiyayaanbpkb.com

Hal penting yang harus dimiliki pengendara motor salah satunya adalah BPKP yang menjadi bukti kepemilikan kendaraan bermotor.

Selain mempermudah jual beli, BPKB bisa dijadikan jaminan untuk transaksi pinjaman. Begitu penting perannya, sebagai pemilik kendaraan bermotor, harus menjaga agar tidak rusak atau hilang. Jika rusak atau hilang harus segera diurus ke kantor samsat terdekat.

Pada Peraturan Polri Nomor 7 tahun 2021, pasal 32 ayat 1 menyebutkan jika BPKB rusak pemilik kendaraan dapat mengajukan permohonan penggantian BPKB baru.

Adapun syarat penggantian BKBP yaitu :

  1. Mengisi formulir
  2. Melampirkan tanda bukti identis :

a. Untuk perorangan : Jati diri yang syah + satu lembar fotokopi, bagi yang berhalangan melampirkan surat kuasa bermaterai.

b. Untuk Badan Hukum : Salinan Akta pendirian + satu lembar fotocopy, Keterangan domisili, Surat Kuasa bermaterai cukup dan                   ditandatangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan

c. Untuk Instansi Pemerintah : Surat Keterangan Kepemilikan BPKB Instansi yang ditandatangani oleh Pimpinan dan di                                     stempel/cap Instansi

3. Surat kuasa bermaterai cukup dan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang di beri kuasa bagi yang diwakilkan

4. BKPB yang rusak

5. Tanda bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak

6. STNK

7. Hasil cek Fisik Ranmor

Biaya penerbitan BPKB baru sebesar 225.000 rupiah unrtuk kendaraan bermotor sedangakan mobil 375.000 rupiah untuk BPKB mobil, sesuai Peratuan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang enis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.